Majalah OPINI

Resensi buku Globalisasi: Peluang atau Ancaman bagi Indonesia

Posted on: October 20, 2008

BELUM ada kesepakatan makna dan pengertian dari globalisasi, walaupun kata itu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Semua orang bebas mendefinisikan apa itu globalisasi. Apa pun maknanya, globalisasi telah membuat perubahan yang besar bagi bumi ini selama tiga dekade terakhir ini.

Globalisasi menjadikan bumi ini layaknya sebuah desa global (global village), di mana jarak antarnegara sudah tidak berarti. Batas-batas antarnegara sudah diabaikan. Hal ini menyebabkan ketergantungan antarbangsa, bahkan penguasaan satu bangsa atas bangsa lain. Maka, dalam buku ini penulis mencoba menemukan peran bangsa atau negara dalam menghadapi globalisasi.

Pada dua dekade terkahir ini, globalisasi menyebabkan ketimpang-an yang cukup besar antara negara pemilik modal dengan negara Dunia Ketiga. Di negara Dunia Ketiga, kemiskinan semakin meningkat dan kesejahteraan semakin sulit tercapai. Bukan hanya masalah ekonomi saja, tetapi telah meluas ke masalah sosial, politik, dan budaya. Sebaliknya, negara maju (pemilik modal) semakin kaya dan berkuasa. Mereka mempunyai power untuk mengeksploitasi negara Dunia Ketiga.

Globalisasi dikendalikan oleh kelompok neo-liberalis yang memiliki kekuasaan. Mereka menilai bahwa pasar harus bebas. Campur tangan negara hanya menyebabkan ketidakefektifan dan ketidakefisienan. Dampaknya, perekonomian negara-negara di dunia semakin terintegrasi ke dalam pasar-pasar global. Akibatnya, perekonomian suatu negara tidak akan terlepas dari pengaruh kekuatan -kekuatan ekonomi dan politik eksternal. Hal ini dapat kita lihat, banyak berdirinya perusahaan multinasional di negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Globalisasi mempunyai banyak wajah. Sebagai sebuah fenomena sosial, globalisasi tentunya membawa hal-hal positif tetapi juga negatif. Dengan kata lain, globalisasi adalah peluang sekaligus ancaman. Globalisasi menjanjikan kemakmuran, demokrasi dan keadilan jika dapat dikelola dengan baik. Namun, faktanya globalisasi tidak dapat menciptakan keadilan dan kemakmuran di negara Dunia Ketiga.

Atas dasar inilah buku ini  mencoba menyajikan berbagai persoalan yang muncul dalam kaitannya dengan globalisasi dan reformasi birokrasi, terutama di Indonesia. Asumsinya, globalisasi akan dapat memberikan manfaat terbesar bagi masyarakat jika para penyelenggara negara mampu mengelola globalisasi dengan baik, sekaligus menangani masalah demokrasi dengan serius.

Pada bagian pertama, penulis mencoba membahas mengenai globalisasi ekonomi dan regionalisasi ekonomi. Pada bagian kedua, penulis berbicara tentang otonomi daerah, demokrasi, dan reformasi demokrasi. Pada bagian ketiga, penulis membahas kasus-kasus transformasi pascaindustri di Jepang dan peran birokrasi. Dan pada bagian terakhir, penulis mencoba menyimpulkan uraian ringkas dari bab-bab sebelumnya.

Intinya, globalisasi mampu memberi peluang yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia, jika negara mampu berperan aktif dalam menanggulangi berbagai persoalan domestik dan internasional. Indonesia perlu banyak belajar dari kasus pengalaman pembangunan dan industrialisasi Jepang. Di Jepang, industrialisasi ditopang oleh peran birokrasi pemerintahan yang efisien, sehingga kasus pembangunan ekonomi Jepang berbeda dengan apa yang disarankan oleh kaum neo-liberal dalam melakukan pembangunan.

(Penulis : Lailatul, Editor : Ayu)

1 Response to "Resensi buku Globalisasi: Peluang atau Ancaman bagi Indonesia"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kalender

October 2008
M T W T F S S
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Tentang Kami

LPM OPINI adalah Lembaga Pers Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang Berdiri tanggal 23 April 1985. LPM OPINI Berlalamtkan di Jl. Imam Bardjo no 1 Semarang. LPM OPINI hadir ke tengah-tengah para pembacanya. Sebagai sebuah LPM OPINI yang independen, berdiri sendiri dan menjadikan prinsip-prinsip jurnalistik dalam setiap peliputan beritanya. dengan menganut UU Pers sebagai acuan dan Kode etik wartawan Indonesia, LPM OPINI terus berusaha menghadirkan berita-berita yang hangat dan terbaru. Sebagai sebuah media informasi di lingkungan FISIP, LPM OPINI mencoba untuk terus eksis dan berkreasi, Menyumbangkan ide-ide kritis, dan kreatif terhadap permsalahan yang aktual dan terkini. kritik saran silahkan kirimkan ke opini_fisipundip@yahoo.com

Blog Stats

  • 70,546 hits

Top Clicks

  • None

Rubrik & Edisi

%d bloggers like this: